Tips Mengatur Waktu Menjawab Soal SBMPTN Saintek

Adanya batasan waktu dalam menjawab soal SBMPTN Saintek menjadi tantangan tersendiri bagi calon mahasiswa. Anda harus pintar-pintar dalam mengatur waktu untuk bisa menjawab soal yang diberikan. Langkah yang bisa Anda ambil agar bisa mengatur waktu dengan melatih diri mengerjakan soal TryOut UTBK SAINTEK.

Anda bisa coba mengatur sendiri waktunya. Misal saja dalam mengerjakan Soal Tes Kompetensi Akademik pada soal tryout bisa selesai berapa menit. Jika belum sesuai dengan target yang dicapai maka bisa terus di tingkat. Anda jangan bosan berlatih karena jika waktu yang diberikan sampai habis sebelum semua soal terjawab semua maka sangat sayang sekali.

Dalam menjawab soal hal pertama yang penting untuk Anda ingat adalah tenangkan diri. Berdoa dan mulai mengerjakan. Untuk mengerjakan soal agar tepat waktu dan terjawab semuanya maka coba tips berikut:

stocksnap.io

Selesaikan Soal yang Mudah

Tips mengatur waktu dalam menjawab soal SBMPTN Saintek yang pertama adalah selesaikan soal yang mudah. Jika Anda begitu membaca soal akan tetapi kesulitan maka bisa lewati dulu. Soal yang sulit hanya akan membuat waktu Anda habis dan akhirnya soal tidak bisa terjawab semuanya.

Dalam menyelesaikan soal yang mudah jangan setengah-setengah. Pastikan Anda sudah membaca semuanya sampai selesai. Jika memang sudah tidak ada lagi soal dengan kategori mudah maka bisa melanjutkan ke soal yang sulit. Sulit di sini juga ada tingkatannya.

Tingkatan pertama Anda begitu membaca soalnya bisa langsung membayangkan jawabannya seperti apa, maka bisa coba kerjakan. Tapi, jika baru membaca soalnya saja bingung bagaimana cara menjawabnya, lebih baik lewati dulu saja.

stocksnap.io

Batasi Waktu Pengerjaan

Kalau di rata-rata maka waktu yang harus Anda selesaikan adalah satu menit personal. Maka dari itu Anda harus benar-benar memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Jangan sampai Anda melamun dan berfokus pada soal yang rumit sehingga hanya terdiam. Upayakan untuk mencari soal yang memang bisa Anda kerjakan meskipun saat ini baru gambarannya saja.

Baca Langsung Jawab

Metode terbaik dalam mengatur waktu dalam menjawab tes seleksi ini adalah baca langsung jawab. Waktu yang sedikit jika tidak menggunakan metode ini maka tidak bisa selesai sesuai yang diharapkan. Dalam menjawab soal ini jangan sampai mengulang berkali-kali pertanyaan yang diajukan.

Jika dua kali Anda membaca soal namun tidak menemui jawabannya maka bisa ditinggalkan terlebih dahulu. Waktu 1 menit dalam tes ini sangat berharga. Misalkan waktu sudah habis tapi Anda belum menyelesaikan semua maka manfaatkan waktu yang ada untuk mengisi jawaban. Jangan dibiarkan kosong karena ada poin tersendiri.

stocksnap.io

Menguasai Tips Menghitung

Dalam tes seleksi ini tentu ada soal hitungan. Anda sebaiknya bisa mempelajari tips dan trik mudah dalam menjawab soal. Tips ini bukan berarti Anda harus tahu dan menghafal ribuan rumus. Namun lebih ke bagaimana cara menjawab soal dengan cara menyederhanakan dan menjawabnya secara cepat, efektif dan efisien.

Jika Anda sudah menemukan tips dan trik ini maka peluang bisa menyelesaikan tepat waktu terbuka besar untuk Anda. Dengan memahami tips dan trik Anda tidak terlalu kerepotan dalam menjawab semua soal. Tentu tips dan trik tersebut harus Anda pelajari sebelum mengikuti tes. Bisa dengan mencobanya di soal TryOut UTBK SAINTEK.

Menghadapi Soal Cerita

Ada banyak jenis soal yang biasa diujikan termasuk di dalamnya adalah soal cerita. Jika Anda ingin menjawab soal cerita ini maka Anda bisa membaca terlebih dahulu pertanyaannya. Cara ini terbukti lebih efektif karena Anda tidak perlu membaca ulang cerita jika tadi sempat terlupa.

Nah, dengan Anda sudah mengetahui apa yang ditanyakan, begitu membaca cerita bisa langsung menemukan jawabannya. Hal ini sangat menguntungkan bagi Anda karena waktunya jadi lebih efektif sehingga bisa tepat waktu dan bisa menjawab semua soal.

Itulah tips mengatur waktu ketika menjawab soal SBMPTN Saintek. Waktu yang berharga jangan sampai terbuang dengan percuma. Untuk bisa memanfaatkan waktu dengan baik ada caranya. Beberapa di antaranya seperti yang sudah disampaikan di atas. Jadi sekarang tidak ada lagi alasan bahwa ada soal yang tidak terjawab atau dikosongkan tanpa diisi sama sekali.

Kuliah Kenapa Harus IPDN?

Sekarang ini untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi bukanlah hal yang sulit. Apalagi dengan banyaknya pilihan perguruan tinggi dan sekolah kedinasan yang tersedia saat ini. Tentunya para siswa lulusan baru ini dapat dengan mudah memilih pendidikan tinggi yang sesuai dengan minat mereka.

Berbicara tentang minat, tidak perlu diragukan jika sekolah kedinasan di Indonesia menjadi salah satu lembaga pendidikan unggulan. Hal ini ditambah dengan munculnya stigma dari masyarakat yang berpendapat jika lulusan sekolah kedinasan bisa mendapatkan pekerjaan dengan mudah karena akan dibantu oleh pihak institusi tersebut.

Selain itu, pada beberapa sekolah kedinasan juga menawarkan pendidikan yang gratis, seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN. Bagi para pemburu sekolah kedinasan tentu sudah tidak asing lagi dengan IPDN ini. Sekolah kedinasan IPDN berada di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri.

pxhere.com

Keberadaan IPDN ini bertujuan untuk menyiapkan kader-kader baru untuk pemerintah, baik itu di tingkat daerah maupun pusat. Adapun lokasi IPDN ini berada di beberapa daerah, antara lain Jakarta, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat, Papua, Kalimantan Barat, dan juga Riau.

Jadi, bagi Anda bisa memilih kampus terdekat dari tempat tinggal Anda. Di IPDN ini terdapat dua fakultas dan beberapa prodi. Berikut ini adalah prodi yang ada di IPDN.

  1. Fakultas Politik Pemerintahan dengan prodi:
  2. Studi Kebijakan Pemerintahan
  3. Studi Politik Pemerintahan
  4. Fakultas Manajemen Pemerintahan dengan prodi:
  5. Studi Manajemen SDM
  6. Studi Manajemen Keuangan
  7. Studi Manajemen Pembangunan
  8. Studi Manajemen Pemerintahan

Secara tidak langsung, IPDN ini dikhususkan bagi Anda yang tertarik untuk terjun langsung dan bekerja di pemerintahan. Maka dari itu, fakultas dan prodi yang tersedia juga bersangkutan dengan pemerintahan. Bagi Anda yang ingin menjadi calon praja, maka sejak sekarang Anda sudah bisa mencari informasi terkait pendaftaran IPDN.

pxhere.com

Kenapa Harus IPDN?

Sebagian orang pasti banyak yang bertanya-tanya, kenapa harus IPDN? Padahal ada banyak pilihan sekolah kedinasan lainnya. Tentunya IPDN ini memiliki sejumlah kelebihan yang tidak dimiliki oleh lembaga lain sehingga mampu menarik perhatian banyak generasi muda. Di bawah ini adalah alasan Anda harus memilih IPDN sebagai pendidikan lanjutan.

  1. Memiliki Tenaga Pengajar Profesional Dibidangnya

Seluruh tenaga pengajar yang ada di IPDN, baik itu dosen, pelatih, hingga pengasuh merupakan orang-orang terpilih dari proses seleksi yang panjang untuk mengajar calon kader bangsa. Oleh karena itu, kualitas dari tenaga pengajar mereka sudah tidak perlu diragukan lagi.

Selain itu, akademisi yang memang berkompeten serta memiliki pengalaman mengajar di lapangan juga mempunyai kesempatan untuk menjadi pengajar di IPDN. Hal ini bertujuan untuk membentuk praja IPDN agar selalu siap sedia bekerja di lapangan dengan bekal pengalaman yang cukup.

  1. Perekrutan Praja

Perekrutan Praja IPDN pada setiap tahunnya dilakukan dengan sistem yang berbeda dan tergantung pada kebutuhan formasi CPNS di pusat. Jadi, proses perekrutan ini lebih mengarah pada seleksi CPNS yang bisa dilakukan oleh para praja yang sudah tamat pendidikan.

Akan tetapi, sebelumnya para praja harus menempuh serangkaian tes tertulis, tes kesehatan, dan tes kesmaptaan di kampus pusat. Setiap praja harus melakukan tes dengan maksimal karena ada banyak peserta yang mengikuti seleksi ini. Hal ini bertujuan supaya praja IPDN mempunyai kualitas yang mumpuni.

pxhere.com
  1. Beprestasi

Sampai sekarang ini, belum banyak media yang mengekspos hasil prestasi dari para praja IPDN. Padahal sebenarnya IPDN sudah banyak mencetak kejuaraan di berbagai perlombaan. Bahkan salah satunya pernah menjadi bagian dari International Conference yang dilaksanakan di berbagai negara.

Selain itu, IPDN merupakan sekolah kedinasan yang selalu menjadi juara umum selama tujuh tahun berturut-turut di Olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan yang diselenggarakan bagi sekolah kedinasan di seluruh Indonesia. Prestasi yang membanggakan, bukan?

Melihat penjelasan di atas, bukan tidak heran jika IPDN ini mendapat tempat di hati masyarakat dan banyak calon-calon praja yang berjuang dengan keras agar bisa menjadi bagian dari IPDN ini. Tidak jarang mereka telah belajar dan latihan fisik dari jauh-jauh hari untuk mempersiapkan ujian seleksi IPDN.

Bagi Anda yang memiliki ambisi untuk masuk ke IPDN, maka jangan pernah lelah untuk mempelajari materi serta soal-soal yang nanti akan diujikan ketika proses seleksi. Saat ini ada banyak contoh soal yang bisa Anda unduh di internet. Selain itu, Anda juga menemukan buku-buku tes seleksi IPDN di berbagai toko buku di Indonesia.

Namun, jika Anda merasa hal tersebut masih belum cukup, maka Anda dapat mendaftarkan diri ke tempat bimbel IPDN. Tujuannya adalah untuk mematangkan persiapan yang telah Anda lakukan selama ini. Kini Anda dapat menemukan bimbel IPDN dengan mudah di berbagai daerah.

 

Audrey Yu, Kisah Inspiratif Si Anak Super Cerdas yang Dianggap Gangguan Jiwa

Kisah ini viral pada awal tahun lalu sejak di-posting oleh Rudi Kurniawan dalam akun Facebook miliknya. Di posting-an tersebut berisi tentang kisah inspiratif anak super cerdas asal Kota Surabaya. Sang pemilik akun mengunggah kisah yang telah diulas oleh Dahlan Iskan. Anak ajaib tersebut bernama Audrey Yu Jia. Kini, Audrey bukan anak lagi karena usianya saat ini telah 30 tahun.

Sering Bertanya Pertanyaan-pertanyaan Filsuf Sejak Usia 4 Tahun

Sejak umur 4 tahun, Audrey kecil sudah memiliki pertanyaan-pertanyaan filsuf seperti rasa bahagia pergi kemana. Ia juga bertanya ‘Mengapa ada orang yang miskin dan miskin sekali sehingga harus menjadi pemulung atau gelandangan?’. Audrey juga bertanya tentang apa arti sebuah kehidupan.

Pertanyaan-pertanyaan yang cukup aneh keluar dari mulut anak kecil membuat ibunya kerap jengkel menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan Audrey.

Tidak hanya memiliki cara berfikir yang tidak wajar untuk anak seusianya, perilaku Audrey kecil juga tidak pada umumnya. Pernah suatu ketika pelajaran di sekolahnya selesai, dia memaksa ingin pergi ke tempat sampah. Jika hanya pergi saja mungkin tidak aneh namun alasan di balik ia ingin sekali ke sana yang membuat tidak biasa.

Audrey ke tempat sampah ingin mencari pemulung dan membantu mereka memulung. Ternyata dirinya ingin mengamalkan apa yang terdapat dalam Pancasila sila ke lima. Ia ingin mengamalkan konsep ‘Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.’

Akan tetapi, perilakunya justru membuat Audrey dianggap anak yang tidak normal oleh lingkungan sekitar.

kaboompics.com

Dianggap Memiliki Gangguan Kejiwaan

Kisah Audrey ini menjadi kisah yang cukup memilukan. Pasalnya, anak ajaib ini memiliki masa kecil yang cukup menyedihkan. Ia dianggap sebagai anak yang memiliki gangguan jiwa karena memiliki pertanyaan-pertanyaan dan perilaku yang tidak umum.

Kepintaran serta kecerdasannya malah membuat Audrey dikucilkan oleh teman-temannya. Selain itu, orang-orang dewasa di sekelilingnya juga menganggap anak ini tidak normal dan butuh pemeriksaan kejiwaan.

Teman-temannya menganggap Audrey anak aneh sehingga tidak bisa diajak berteman, dan perlu dijauhi. Oleh karena itu, ia dikucilkan teman-teman seusianya. Ditambah lagi dengan perilaku ibunya yang sering memarahi Audrey. Saat ia berkata ingin menjadi tentara karena ingin menjadi pahlawan, orangtuanya merasa bahwa anak tersebut tidak normal dan perlu dibawa ke dokter jiwa.

Ibunya berharap memiliki anak yang tumbuh seperti orang pada umumnya. Ibu Audrey begitu menginginkan anak terutama saat usia pernikahan telah bertahu-tahun namun belum juga dianugerahi kehadiran anak.

Setelah sekian lama menunggu, lahirlah Audrey. Akan tetapi, Audrey tidaklah anak yang dirinya harapkan selama ini karena sering membuatnya malu, kerepotan, dan marah. Teman-teman ibunya menyarankan agar Audrey dibawa ke dokter jiwa.

kaboompics.com

Mendapat Predikat Satu dari 72 Ikon Prestasi Indonesia

Audrey menamatkan Sekolah Dasar hanya 5 tahun, SMP selesai 1 tahun, dan SMA hanya 11 bulan. Dirinya lulus Sekolah Menengah Atas pada usia 13 tahun di mana saat itu tidak ada satu pun universitas di Indonesia yang mau menerimanya.

Akhirnya Audrey mendaftar perguruan di luar negeri yaitu di University of Virginia. Gelar Strata 1 Audrey selesai dalam kurun waktu tiga tahun. Jadi, Audrey telah bergelar S1 fisika di usianya yang menginjak 16 tahun. Tak tanggung-tanggung karena saat wisuda dirinya mendapat predikat Summa Laude atau sempurna dari University of Virginia.

Info unik dari anak asal Surabaya yang saat kecil disia-siakan ini ternyata menjadi satu dari 72 orang berrestasi di tanah air. Penobatan atas dirinya menjadi ikon orang berprestasi dilakukan pada tahun 2017 lalu.

Saat ini Audrey berada di Shanghai dengan kesibukan sebagai tenaga pengajar Bahasa Inggris level tertinggi dan sedang membuat konsep susunan penerapan Pancasila yang baik. Ibu Aurey pun telah berubah dan baru tahu tentang perasaan Audrey sebenarnya setelah membaca buku anaknya tersebut.

Semoga kisah anak super cerdas ini dapat menginspirasi tidak hanya kepada orangtua namun juga masyarakat. Jangan memberi label pada anak dengan perilaku dan pola pikir yang tidak biasan seenaknya. Ingat bahwa setiap anak itu unik!