Cara Ternak Lovebird Yang Benar

Memiliki hobi yang menghasilkan harus terus ditekuni. Termasuk halnya dengan beternak burung. Beberapa diantara jenis burung memiliki cara yang khusus untuk bisa menghasilkan bibit baru yang bagus. Akhir – akhir ini peternak burung memang berlomba – lomba untuk menghasilkan bibit burung yang unggul untuk akhirnya si burung ketika sudah dewasa bisa diperlombakan. Kini sudah banyak burung yang diternak. Salah satunya lovebird. Berbeda dengan jenis burung paruh bengkok, lovebird cenderung lebih kecil.

Cara Ternak Burung Lovebird

Untuk dapat menghasilkan anakan burung lovebird yang bagus, anda harus memiliki persiaapan yang matang sebeblum memulai untuk beternak burung lovebird. Sediakan peralatan dan bahan yang mendukung peternakan kecil anda dirumah. Berikut ini langkah – langkah yang harus anda siapkan untuk beternak burung lovebird.

unsplash.com
  1. Menyiapkan Kandang

Siapkan glodog atau rumah kecil untuk burung itu bertelur. Jangan lupa untuk diberi eraman. Biasanya kandang luarannya menggunakan kandang besi. Ini bisa anda beli di toko perlengkapan hewan. Atau anda juga bisa membuatnya dengan jaring kawat yang bisa anda dapatkan di toko bangunan. Ukuran dari kandang, bisa disesuaikan dengan ruangan yang anda pakai untuk beternak. Pada umumnya, kandang yang ideal adalah berukuran 60 x 44 x 40 cm. Pastikan kandang aman dari serangan tikus.

  1. Memilih Pasangan Indukan

Anda harus memilih indukan yang memiliki kualitas bagus. Sehat, dan tidak memiliki riwayat hidup yang sehat. Ini demi keberhasilan dari ternak yang hendak anda jalani. Selain kualitas, anda juga harus memperhatikan usia dari burung. Cari burung yang sudah siap untuk dikawinkan. Atau jika perlu, pilih yang sudah birahi terutama bagi yang perempuan. Namun, jangan memaksakan sepasang lovebird jika tidak ada tanda – tanda mereka akan kawin. Karena hal itu akan sia – sia saja. Lovebird yang siap kawin memiliki usia antara 7 sampai 8 bulan. Pilihlah pejantan yang lebih muda dari betina agar lebih ideal. Memilih pasangan burung yang sudah dewasa akan jauh lebih baik untuk hasil yang baik pula. Apalagi jika anda ingin mendapatkan lovebird bermata seperti kacamata fischer, anda harus mencari bibit yang memiliki spesifikasi tersebut.

  1. Suhu Kandang dan Box Home

Perhatikan suhu pada ruangan yang hendak digunakan untuk berternak. Supaya burung lovebird bisa meakan nyaman ada dikandang tersebut. Jauhkan dari jangkauan orang – orang terutama anak – anak. Dengan banyaknya orang yang beralu lalang melihat, justru akan mengganggu proses perkawinan. Sebaiknya buat kandang dalam sebuah ruang yang jarang orang mengetahui agar burung bisa cepat kawin dan bertelur. Sering melihat orang juga akan mebuat burung stres, yang ada mereka tidak pernah bisa kawin.

pxhere.com
  1. Pencahayaan

Pastikan ruangan yang anda gunakan sebagai tempat berternak terkena sinar matahari yang cukup. Ini bertujuan agar burung tetap bisa berjemur tanpa harus memindahkan kandang. Berjemur juga akan membuat burung lebih sehat daripada yang tidak sama sekali.

  1. Makanan

Untuk dapat mempercepat pross pekawinan dan bertelur, anda harus memperhatikan pola makan dari burung lovebird juga. Beri makanan yang cukup, serta memiliki gizi yang sehat. Contohnya, anda bisa memberinya toge, biji kwaci, atau kangkung. Atau anda bisa membeli di toko burung makanan yang dapat menghasilkan hormon untuk cepat kawin. Menambahkan vitamin pada makanannya juga bagus. Tergantung pada kebutuhan si burungnya.

  1. Minuman

Mengganti air minum dengan rutin juga diperlukan, agar pencernaan burung tidak terganggu juga demi kebersihan dari air yang dikonsumsi oleh si burung. Hal ini juga untuk mengantisipasi burung terkena penyakit yang tidak terduga yang disebabkan oleh kuaitas air yang diminum.

  1. Vaksin

Memberikan vaksin terlebih dahulu pada lovebird yang hendak diternak juga diperlukan agar terbebas dari penyakit unggas yang mengakibatkan kematian. Perhatikan pula kebersihan kandang agar tetap bersih untuk terhindar dari serangan virus berbahaya. Bersihkan kandang 1 minggu sekali.

pxhere.com
  1. Ganti Pasangan

Jika dalam kurun waktu hingga 1 hingga 2 bulan tidak ada tanda – tanda burung tersebut melakukan perkawinan, padahal sudah melakukan langkah – langkah tersebut, mungkin salah satu dari lovebird tersebut ingin berganti dengan pasangan lain. Meski bisa saja si betina bertelur, tapi telur tidak fertil artinya gagal. Anda bisa saja menjodohkan dengan lovebird lain. Yang memang menjadi jodohnya. Atau bisa jadi anda memaksakan lovebird yang belum siap umur untuk melakukan perkawinan maka hasilnya tidak akan sesuai dengan harapan.

Berternak hewan apapun baiknya meperhatikan dari hal kecil hingga besar yang dapat mempengaruhi proses perkawinan supaya mendapatkan hasil yang diharapkan. Cara ternak lovebird yang benar adalah dengan memiliki bibit unggul untuk menghasilkan bibit yang lebih unggul . Diperlukan ketelitian pada saat memilih indukan supaya dapat dilakukan proses perkawinan yang berhasil. Memilih pasangan juga harus disesuaikan dengan usia matang burung lovebird untuk kawin. Jangan memaksakan apabila mereka tidak mau kawin. Anda masih bisa mencarikan jodoh lain untuk burung lovebird anda. Selamat beternak. Semoga berhasil.

Published by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *