Tata Cara Aqiqah Anak Laki-Laki Dan Anak Perempuan

Kelahiran anak merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh orang tua, dengan hadirnya sang buah hati dalam keadaan sehat sehingga membuat orang tua bersyukur. Dengan bentuk rasa syukur orang tua atas kelahiran anaknya salah satunya yaitu menggelar acara aqiqah. Orang tua akan menyembelih kambing atau domba yang nantinya dibagikan kepada kerabat dan tetangga.

Aqiqah merupakan salah satu ajaran yang wajib dijalankan bagi setiap muslim yang mampu ketika memiliki sang buah hati. Dengan melaksanakan aqiqah yang termasuk dalam anjuran sunnah dari Rasulullah SAW. Oleh sebab itu, Setiap orang Muslim harus mengetahui tata cara aqiqah anak laki-laki dan anak perempuan.

Tata Cara Aqiqah Anak Laki-Laki Dan Anak Perempuan Sesuai Sunnah

Pixabay.com

Urutan tata cara aqiqaj anak laki-laki dan anak perempuan sebetulnya sama saja, yang membedakan ialah jumlah kambing yang disembelih untuk aqiqah. Berikut tata cara aqiqah anak laki-laki dan anak perempuan sesuai sunnah:

  1. Proses Menyembelih Kambing

Proses aqiqah identik dengan menyembellih kambing atau domba. Namun dengan perkembangan jaman yang sudah modern ini, kini proses menyembelih kambing untuk aqiqah sudah tidak merepotkan karena banyak jasa catering aqiqah seperti di aqiqahsakinah.com dan juga ada di aqiqah sidoarjo Anda sudah tidak perlu susah-susah untuk mengolah ataupun memasak.

Jumlah kambing yang akan disembelih untuk aqiqah itu berbeda antara anak laki-laki dan anak perempuan. Aqiqah untuk anak perempuan orang tua hanya menyiapkan satu ekor kambing atau domba, sedangkan untuk anak laki-laki orang tua menyiapkan dua ekor kambing ataupun domba.

Syarat kambing yang disembelih untuk anak laki-laki dan anak perempuan yaitu sama dengan hewan untuk qurban. Yaitu kambing atau domba yang berkualitas, baik dilihat dari segi jenis sampai usia kambing dan juga kambing tersebut tidak cacat dan tidak dalam keadaan sakit. untuk umur dari hewannya yaitu minimal satu tahun.

Pada saat akan menyembelih diusahakan untuk mengasah pisau hingga benar-benar tajam, mengikat hewan dengan menggunakan tali, selanjutnya hewan dibaringkan dengan lambung kiri menempel ke tanah, sehingga tangan kiri yang menyembelih berada disebelah kepala hewan dan kepala hewan ada di selatan dan penyembelih menghadap ke kiblat. Doa pada saat akan menyembelih hewan aqiqah: Bismillah, Allahumma taqobbal min muhammadin wa aali muhammadin wa min ummati muhammadin.

  1. Memasak Daging Aqiqah

Selanjutnya tata cara aqiqah yaitu dengan memasak daging dari hewan yang disembelih untuk aqiqah. Untuk mengenai daging aqiqah ada dua pendapat dari ulama, pendapat yang pertama daging hewan aqiqah sebaiknya dimasak terlebih dahulu baru kemudian di bagikan. Pendapat yang ke dua membagikan daging aqiqah seperti daging qurban yaitu tidak dimasak terlebih dahulu.

Namun jumhur ulama lebih menganjurkan untuk dimasak terlebih dahulu daging aqiqahnya sebelum dibagikan kepada orang-orang. Dalam kitab atahzib yang ditulis Imam AL Baghawi mengungkapkan yang berarti: Dianjurkan untuk tidak membagikan daging hewan aqiqah dalam keadaan mentah, akan tetapi dimasak terlebih dahulu kemudian diantarkan kepada orang fakir menggunakan nampan. HR. Imam Al Baghawi dalam kitab Atahzib.

Dari hadits yang diriwayatkan Al Bayhaqi untuk daging aqiqah sebaiknya dimasak terlebih dahulu baru dibagikan. Yang artinya: Aisyah r.a berkata.: “Sunnahnya satu ekor kambing untuk anak perempuan dan dua ekor kambing untuk anak laki-laki. dimasak tanpa mematahkan tulangnya lalu dimakan oleh keluarganya dan dibagikan pada hari ke tujuh. HR Al Bayhaqi

  1. Memakan Sebagian dari Daging Aqiqah

Menurut hadits yang diriwayatkan Al Bayhaqi sudah jelas bahwa sebagian daging aqiqah dimakan dan sebagiannya lagi dibagikan kepada kerabat dan tetangga. Tata cara aqiqah ini hampir sama dengan daging qurban, sebagian daging aqiqah dibagikan kepada keluarga muslim yang melaksanakan aqiqah, sementara untuk sisanya dibagikan kepada tetangga maupun fakir miskin.

  1. Memotong rambut dan memberi nama bayi pada saat aqiqah

Proses tata cara aqiqah selanjutnya dengan memotong rambut bayi yang baru lahir dan memberi nama untuk sang bayi. Pada tata cara aqiqah menurut islam orang tua memberikan nama yang baik untuk anak yang baru lahir. Dengan memberikan nama yang baik akan mencerminkan akhlak dan imannya kelak kepada Allah SWT. Hukumnya sunnah untuk memotong rambut bayi pada saat aqiqah menurut pendapat dari kalangan ulama.

  1. Mendoakan sang bayi pada saat aqiqah

Pixabay.com

Untuk proses tata cara aqiqah berikutnya yaitu dengan mendoakan sang bayi yang baru lahir dengan bacaan doa yang sebaiknya berikut doa yang diucapkan untuk sang bayi yaitu:  U`iidzuka bi kalimaatillaahit tammaati min kulli syaithooni wa haammah. Wa min kulli `ainin laammah.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa untuk tata cara aqiqah yang sesuai sunnah, yaitu dengan menyembelih kambing aqiqah lalu memasak daging kambing tersebut dan memakan dari sebagian daging aqiqah dan sisanya membagikannya kepada orang-orang, kerabat, dan fakir miskin. Memberikan nama yang baik dengan nama yang baik diharapkan karakternya juga baik dan mendoakan sang bayi agar kelak menjadi orang yang berakhlak dan mempunyai iman kepada Allah SWT.